Irigasi Tetes pada Lahan Pertanian

DSC07143

Instalasi Peralatan Irigasi Tetes pada Lahan Penelitian saya Menggunakan Selang PE 12 mm dan Driptape 16 mm

Pengertian Irigasi Tetes

Irigasi tetes merupakan salah satu teknologi di bidang pertanian yang telah banyak digunakan dan terus dikembangkan. Dalam pengertiannya, irigasi merupakan penyediaan dan pengaturan air untuk memenuhi kebutuhan pertanian (dalam hal ini adalah kebutuhan tanaman). Sehingga irigasi tetes dapat kita pahami sebagai penyediaan dan pengaturan air dalam memenuhi kebutuhan tanaman dengan cara meneteskan air pada daerah permukaan tanah atau langsung ke bagian akar. Penggunaan irigasi tetes ini sangat cocok dikombinasikan dengan penggunaan mulsa plastik. Hal tersebut karena mulsa plastik memiliki sifat fisik yang sulit ditembus oleh air hujan sehingga dalam beberapa kondisi, meskipun cuaca sedang hujan, bisa saja lahan yang digunakan masih kering. Dugaan tersebut makin memungkinkan apabila lubang pada mulsa plastik sudah tertutup oleh tajuk tanaman sehingga air hujan semakin sulit tersedia bagi tanaman. Penyiraman secara langsung di permukaan tanah maupun di daerah perakaran menggunakan irigasi tetes tentunya dapat menutupi kekurangan yang dimiliki oleh mulsa plastik tersebut. Selain hal tersebut, penggunaan irigasi tetes juga memberikan beberapa keuntungan loh. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan berdasarkan pengalaman saya; Baca lebih lanjut

Fruit Indonesia 2016 : Dampak dan Isu Menarik dalam Pelaksanaannya

logo-fruit-indonesia

Fruit Indonesia adalah salah satu bentuk kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi buah lokal. Dalam sejarahnya yang saya ketahui, Fruit Indonesia 2016 adalah kelanjutan dari kegiatan Festival Bunga dan Buah Nusatara (FBBN) 2015 yang diperbesar hingga bertaraf Internasional. Lebih jauh lagi, Fruit Indonesia dulunya dikenal sebagai Festival Tanaman. Menurut artikel yang tertera pada Agrohort.ipb.ac.id, Festival Tanaman yang diadakan pada tahun 2011 merupakan Program Kerja Departemen Pengembangan dan Penelitian Pertanian (Litbangtan) di bawah Himagron IPB. Bicara lebih jauh lagi ke belakang, Festival Tanaman pernah menjadi bahan bahasan pada pertemuan nasional ke IV FKK Himagri dalam masa bakti tahun 1990-1992. Hal ini menunjukan Fruit Indonesia telah melalui banyak proses dan waktu yang panjang serta telah diperjuangkan dari tahun ke tahun oleh mahasiswa pertanian, khususnya mahasiswa Agronomi dan Hortikultura IPB. Namun dibalik itu semua, terdapat beberapa dampak dan isu-isu menarik dalam kegiatan ini khususnya yang terjadi di tahun 2016. Berikut beberapa isu yang saya tangkap hingga saat ini :

Baca lebih lanjut

Catatan Besar Sistem Kerja Komunikasi dan Informasi Himagron IPB Periode 2015/2016

foto-gokil_170110_0022Komunikasi dan Informasi Himagron merupakan departemen yang bertanggung jawab dalam hal mengkomunikasikan dan menyebarkan informasi program kerja maupun kebijakan yang dibuat oleh himpunan serta menjaga media sosial yang dimiliki himpunan tetap up to date. Pada periode 2015/2016, kepengurusan Kabinet Hyperion, Kominfo Himagron terdiri dari delapan orang yaitu :

  • Ketua Departemen : Bartolomeus Varian Y W
  • Sekretaris dan Bedahara Departemen : Adelia Dipta K
  • Staf :
    • Retty Nurfazizah (Duta PSDM)
    • Manik Zakiyyatun Nisa (Duta Litbangtan)
    • Thresna Suci Riyandhini (Duta Mibaorsen)
    • Setia Kurniawan (Duta Eksternal)
    • Nuril Izzati (Duta Internal)
    • Abdul Wakhid Shodiq (Duta Bismit)

Kominfo Himagron pada tahun kepengurusan ini terhitung sukses dan lebih baik dari kepengurusan sebelumnya meskipun dihadapi beberapa masalah dalam pelaksanaannya. Hal tersebut tentunya didukung oleh perombakan sistem kerja dalam pelaksanaannya dan beberapa inovasi program kerja yang dilaksanakan.

Baca lebih lanjut